Meniru Master Posted in: Blog

Pada usia 21 tahun saya mendapat pengaruh baru dari orang yang kelak menjadi ipar laki-laki saya, Logan Pearsell Smith. Dia pada saat itu secara khusus lebih tertarik pada gaya Flauber dan Walter Fater ketika menyelesaikan persoalan. Dan saya sungguh percaya bahwa cara belajar untuk memulai menulis adalah dengan meniru teknik menulis mereka.(Bertrand Russel)

            Dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan formal kita mengenal adanya guru dan murid, dosen dan mahasiswa, peserta didik dan pendidik. Sementara di pendidikan nonformal ada istilah mentor, pelatih, dan master. Khusus istilah ‘master’ biasanya berlaku dalam kegiatan pelatihan keterampilan tertentu, misalnya olahraga, seni, menulis, dan lainnya.

Itilah master biasanya disematkan pada seseorang yang mempunyai keilmuan tinggi bidang tertentu. Di atas master ada tingkatan yang lebih tinggi lagi, namanya Grand Master. Istilah ini banyak dipakai dalam kegiatan pelatihan olahraga. Seorang  guru silat sering dijuluki master oleh para siswa pelatihan silat karena ilmunya sudah tinggi.

Di sini kita akan kupas master di bidang penulisan.

Seorang master menulis adalah seseorang yang kapasitasnya dalam menulis cukup tinggi. Dia biasanya memiliki kemampuan menulis apa saja di bidang penulisan.  Seorang yang sering membaca tulisan-tulisan master ini biasanya merasa dirinya sebagai murid, sehingga tanpa terasa ada hubungan emosional antara dirinya dengan sang master.

Dalam bidang keahlian menulis, seseorang yang ingin menjadi penulis bisa memilih seseorang menjadi masternya. Mau tidak mau, ada pengaruh antara master dan calon penulis tadi. Nah, inilah yang dimaksud Bertrand Russel. Seorang calon penulis bisa mengangkat seseorang menjadi master dalam belajar menulis.

Mengapa mengangkat master perlu dalam dunia kepenulisan? Ibarat template dalam program aplikasi komputer, master itu ibarat cetakan. Jadi, kalau kita akan membuat sesuatu untuk pertama kalinya perlu ada cetakan. Dengan adanya cetakan awalnya Anda meniru cetakan itu, lama kelamaan cetakan itu akan hilang dengan sendirinya. Dibanding membuat sesuatu tanpa cetakan, menggunakan cetakan jauh lebih cepat hasilnya. Ibarat belajar sesuatu melalui tutorial audio visual di  youtube,  Anda akan lebih cepat menjadi penulis dengan mengangkat dan memilih cetakan ini.

Memang awalnya Anda akan terpengaruh dengan cetakan yang Anda gunakan. Tapi lama kelamaan Anda akan bisa membuat sendiri tanpa harus ada cetakan. Intinya, seperti yang diungkapkan Bertrand, Dan saya sungguh percaya bahwa cara belajar untuk memulai menulis adalah dengan meniru teknik menulis mereka (master).

Bagi calon penulis silakan Anda mencari master menulis yang menurut Anda bagus profesional, dan produktif. InsyaAllah dengan cara ini akan lebih mudah menjadi penulis.*

« Hiperindustri Melahirkan Plutokrasi